Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Kecelakaan Kerja di PT Riau Perkasa Steel, Disnakertrans Riau Turunkan Tim Investigasi
Senin, 29 Mei 2023 - 11:18:15 WIB
TERKAIT:
   
 

 

SUARAaktual.co | Pekanbaru - Diketahui sebanyak dua orang pekerja pada perusahaan PT Riau Perkasa Steel (RPS), saat ini alami kecelakaan kerja. Kejadian, hari Selasa (23/5/2023) sekitaran pukul 11.00 WIB. Puluhan luka ringan dan dua orang luka berat.

Kecelakaan kerja di PT RPS yang terjadi ini, mengakibat dua orang pekerja alami luka bakar berat, yang dirawat di Rumah Sakit. Namun dikabarkan ini perusahaan daur ulang besi dan baja bekas tersebut tidak melaporkan kejadian kepada pihak instansi terkait.

Terbukti, ketika ditanyakan pada Kepala Disnakertrans Riau Imron Rosyadi, akan kecelakaan kerja pekerja PT RPS berada di Jalan Pasir putih, KM 6.5, Desa Baru Kecamatan Siak Hulu, Kampar ini, tidak mengetahuinya dan serta belum dapat informasi tersebut.

"Belum dapat informasi demikian. Saya ucapkan terimakasih atas informasinya ini. Maka akan segera disikapi turunkan Tim Pengawas pada lokasi kejadian. Ini bertujuan untuk mengecek kebenaranya informasi. Dan melakukanya investigasi kejadian," ujarnya.

Disebutkanya, hingga kini pihak PT RPS belum ada melaporkan ada kecelakaan kerja tersebut. Maka menyikap kejadian ini pihaknya akan menurunkan tim pada PT RPS tersebut, yang karena kabarnya dua orang pekerja mereka, lagi dirawat di Rumah Sakit.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya yang ditulis Opsinews.com. Pekerja di PT RPS mealami kecelakaan kerja luka bakar, Selasa (23/5/2023) sekitar pukul 11.00 WIB, diduga terjadi akibat tungku Peleburan PT RPS itu mengakibat para pekerja terluka.

Menurut penjelasan sumber dari salah seorang pekerja minta namanya ini tak disebutkan mengatakan atas kejadian itu ada dua orang mengalami cedera di bagian dada ini dirujuk ke Rumah Sakit  untuk di operasi dan juga puluhan lain alami luka ringan.

"Kecelakaan kerja yang mengalami luka berat yakni Armando serta Situmorang. Ke dua orang inikan sedang memegang remote untuk gerobak di penampungan besi bekas bahan baku. Dari kejadian itu baju pengaman bisa tembus dibagianya dada," terangnya.

Sumber ini juga mengatakan, kejadian bocornya tungku peleburan besi sudah dua kali dalam tiga tahun terakhir. Yakni kejadian dahayat terjadi tahun 2020 lalu terjadi ledakan hebat dan menimbulkan kerusakan rumah masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

Terkait kejadian ini PT RPS dikonfirmasi pada Riki selaku dari Human Resources Department (HRD) juga membenarkan adanya pekerja mereka yang mengalami kecelakaan kerja. Dan pekerja itu sudah dibawa ke Rumah Sakit untuk mendapat pengobatan.

"Iya benar sudah dibawa ke rumah, apa masalahnya," ujar Riki kepada wartawan Opsinews.com. Bahkan saat ditanyakan kecelakaan kerja tersebut karena terjadi ledakan diiakibat bocornya tungku pada peleburan limbah besi. Dalam hal ini Riki membantah.

Katanya, kalau penyebabnya itu tungku bocor, tentu sudah ada turunlah ini Tim dari Disnakertrans Riau. jar Riki sembari meradang. Namun saat ditanya itu akan hal standar alat perlindungan diri sesuai dan memenuhi aturan K-3. Riki ini malah menutup telpon. **Irul






Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Penerapan SIM C-1 Pastikan Pengguna Kendaraan CC Besar Kompeten dan Attitude
  • Kepala kejaksaan Negri Labuhanbatu Lakukan Pengambilan Sumpah
  • Hujan Ringan Masih Mengguyur Beberapa Wilayah di Provinsi Riau
  • BPTD Kelas II Riau Temukan Banyak Bus Pariwisata Tak Berizin Beroperasi di Provinsi Riau
  • Kembalikan Berkas Cagubri, Abdul Wahid Sebut Kurang Berkah Tanpa Partai PPP
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2024 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved