Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Bobroknya Sistem Otoritas UPP Syahbandar Indramayu, Pungli dan Loloskan Solar Industri Ilegal
Selasa, 08 Juni 2021 - 13:27:07 WIB
TERKAIT:
 
 

SUARAaktual.co | Indramayu,_ Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) syahbandar indramayu sebagai otoritas yang melaksanakan fungsi pengaturan, pengendalian, pengawasan kegiatan kepelabuhanan di pelabuhan karangsong Indramayu di pertanyakan publik terkait keprofesionalannya dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Masyarakat Desa karang song khususnya para nelayan menilai UPP/ Syahbandar Indramayu tebang pilih dalam hal pemberian izin dan penertiban perusahaan penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar industri (non subsidi) ilegal yang masih beroperasi di pelabuhan karangsong.

Seperti diutarakan salah satu warga yang menjadi tokoh pemuda di pelabuhan karang song indramayu KP kepada suara aktual ( 07/06/21) KP mengatakan bahwa perusahan penyalur BBM jenis solar ilegal yang tidak jelas asal usul solarnya banyak beroperasi di pelabuhan karangsong.

" Perusahaan penyalur BBM jenis solar ilegal masih beroperasi di pelabuhan karangsong, saya yakin solarnya itu tidak jelas asalnya darimana dan anehnya pihak UPP/syahbandar mengizinkan mereka masuk kedalam pelabuhan" ucap KP kepada suara aktual.

" Kasian nelayan yang selalu dibohongi oleh para penyalur BBM solar industri ilegal yang tidak jelas asal solarnya dari mana, kualitas solar akan bisa merusak mesin kapal nelayan apabila solarnya jelek". Tambah KP.

Sebelumnya sudah pernah dikatakan oleh Masdi (Ketua Koperasi Konsumen Berkah Usaha Masyarakat Indramayu ), dalam pemberitaan sebelumnya bahwa " Terkait penyaluran BBM jenis solar di pelabuhan karangsong sepertinya ada permainan solar" ungkapnya.

Masdi dengan yakin menambahkan keterangannya kepada suara aktual sepengetahuannya ada sekitar 20 perusahaan lebih penyalur BBM jenis solar yang beroperasi di pelabuhan karangsong, namun tidak semuanya memiliki izin dan kelengkapan dokumen.

" yang jelas sih seperti yang saya ketahui seperti ada yang ilegal karena tidak melengkapi dokumen".ucapnya.

Bobrok nya sistem otoritas UPP/Syahbandar pelabuhan karangsong indramayu juga terbongkar dengan beredarnya rekaman pembicaraan antara staff bidang fasilitas Pelabuhan kelas III syahbandar Indramayu Eko Riyanto dengan kordinator perusahaan penyalur Solar yang isinya memprotes uang koordinasi salah satu perusahaan yang menurutnya kurang secara nominal, uang tersebut berfungsi untuk memuluskan surat izin bongkar solar di pelabuhan karangsong bahkan eko menyuruh kordinator menanyakan ke perusahaan yang lain berapa nominal uang pelicin yang disetorkan ke kantor UPP.

" Coba kamu tanyakan ke perusahaan yang lain, berapa mereka ngasih ke kantor, bandingkan sama perusahaan kamu." ucap eko dalam rekaman.

Di duga dari jumlah perusahaan penyalur BBM solar sebanyak 30 perusahaan sesuai data yg dipegang eko, puluhan juta rupiah uang haram yang masuk ke UPP syahbandar Indramayu.

Sampai berita ini ditayangkan suara aktual belum bisa menemui eko riyanto untuk konfirmasi dengan alasan sedang sibuk, hal itu di utarakan oleh securiti kantor Rudi ketika awak media berusaha menemui eko riyanto.
(UT)


Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Menunjang Perekonomian Warga Masyarakat Desa Sebani
  • Pungli Pengurusan Dokumen Surat Izin UMKM, Dua Wanita ASN Kecamatan Bangko Pusako di OTT Polres Rohi
  • Wali Kota Sidimpuan Dorong Pegawai Pemerintah Non ASN Daftar BPJS Ketenagakerjaan
  • Masjid Paripurna Al Mukhlisin Wakili Sail Lomba Prokes Rumah Ibadah
  • PMI Kota Padangsidimpuan Gelar Muskot
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved