Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Cegah Covid-19, Pemko Pekanbaru Larang Warga Adakan Perayaan Pergantian Tahun
Kamis, 31 Desember 2020 - 12:32:17 WIB
Kapolresta Pekanbaru
TERKAIT:
 
 

SUARAAKTUAL.CO | PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru melarang warga untuk mengadakan pesta perayaan pergantian tahun 2020-2021. Bahkan pihak kepolisian juga akan memastikan langsung penerapan kebijakan itu dengan membatasi jam operasional tempat hiburan malam.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya mengatakan untuk tempat hiburan malam, saat malam pergantian tahun hanya dibolehkan beroperasi hingga pukul 20.00 WIB.

"Langkah pembatasan jam operasional ini sesuai surat edaran Pemkot Pekanbaru nomor: 86/SE/2020 tentang pencegahan penyebaran Covid-19 di kota Bertuah. Selain itu juga menindaklanjuti maklumat dari Kapolri," Sebut Nandang.

Langkah ini akan diterapkan Nandang secara tegas baik dalam melakukan pengawasan hingga penindakan. Nandang menegaskan akan menyeret pelaku hiburan malam dalam sidang yustisi jika melakukan pelanggaran.

"Untuk surat edarannya sudah kita sampaikan ke pihak pengelola hiburan malam. Jika melanggar tentu ada hukum yang akan menjeratnya," tegas Nandang.

Terpisah, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, juga mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pesta kembang api di malam pergantian tahun. Bagi yang melanggar pihaknya tidak segan untuk melakukan penindakan.

"Kita tidak mau ada klaster baru Natal dan tahun baru. Tentu kami harap kerjasama masyarakat, malam tahun baru untuk tidak ada kegiatan pesta kembang api. Jadi untuk pergantian tahun baru di rumah saja sama keluarga," tegasnya.***


Loading...




 
Berita Lainnya :
  • PT Cevron Pacifik Indonesia (PT CPI) Diduga Tinggalkan Limbah Terkontaminasi Minyak Sebagai Kenangan
  • Rumah Yatim Berikan Bantuan untuk Pembangunan Fasilitas WC Mushola Al Ikhlas*
  • Bupati Rohil Serahkan Hibah Sertifikat Tanah ke Pengadilan Agama Ujung Tanjung
  • Karang Taruna Tunas Mandiri Berbagi
  • Vaksinasi di Pelalawan Dosis Pertama 42 Persen Dosis Kedua 25 Persen, Angka Kasus Turun Drastis
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved