Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Mencium Kopi Sebagai Cara Awal untuk Mendeteksi Covid-19
Sabtu, 26 Desember 2020 - 17:02:15 WIB
TERKAIT:
 
 

SUARAAKTUAL.CO | PEKANBARU - Menyeduh dan meminum secangkir kopi selama ini dianggap mampu untuk meningkatkan semangat dan menghilangkan kantuk. Ternyata mencium aroma kopi juga bisa untuk mendeteksi awal apakah kita terinfeksi covid-19.

Menurut Profesor biologi perkembangan, molekuler, dan kimia di Fakultas Kedokteran Universitas Tufts, James Schwob, salah satu cara termudah untuk melihat apakah kita kehilangan indra penciuman adalah dengan menghirup aroma kopi, juga kopi bubuk di rumah kita, karena kehilangan indera penciuman adalah salah satu gejala covid-19.

"Salah satu hal yang dapat dilakukan dengan sangat mudah, secara obyektif oleh seseorang di rumah adalah dengan mengambil kopi bubuk seberapa jauh kita masih bisa mencium aromanya," kata James dikutip dari Delish.

Banyak ahli menyarankan menghirup dan meneguk kopi sebagai cara untuk memantau sistem tubuh. Penn State menyarankan siswa mencium hal-hal seperti kopi, rempah-rempah, bunga, dan lainnya sebagai cara untuk melakukan pemeriksaan cepat.

Beberapa video bahkan menjadi viral di TikTok, dengan orang-orang mencoba minuman kopi hanya untuk mengetahui indra perasa mereka hilang.

Situs Daily Coffee News menulis bahwa "tinjauan literatur ilmiah dan saran anekdot mereka sendiri dari para sarjana tentang rasa dan bau menunjukkan lusinan contoh kopi yang digunakan sebagai barometer untuk tes mengendus COVID-19, di bagian karena baunya yang khas dan juga karena ketersediaan globalnya yang luas di rumah. "

Dilansir dari CNNIndonesia.com, situs tersebut mengutip artikel di jurnal medis BMJ yang menyarankan pasien dapat diminta untuk mencoba mencium aroma kopi, dan kampanye Penn State yang disebut " Stop. Smell. Be well." yang menyarankan siswa menggunakan sesuatu seperti kopi untuk mengecek baunya setiap pagi.

"Kehilangan penciuman sangat spesifik untuk Covid-19, tetapi tidak semua orang dengan infeksi SARS-CoV-2 melaporkan kehilangan penciuman," katanya.***


Loading...




 
Berita Lainnya :
  • PT Cevron Pacifik Indonesia (PT CPI) Diduga Tinggalkan Limbah Terkontaminasi Minyak Sebagai Kenangan
  • Rumah Yatim Berikan Bantuan untuk Pembangunan Fasilitas WC Mushola Al Ikhlas*
  • Bupati Rohil Serahkan Hibah Sertifikat Tanah ke Pengadilan Agama Ujung Tanjung
  • Karang Taruna Tunas Mandiri Berbagi
  • Vaksinasi di Pelalawan Dosis Pertama 42 Persen Dosis Kedua 25 Persen, Angka Kasus Turun Drastis
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved